​Cara Membaca Candlestick Olymp Trade?


Olymp Trade merupakan salah satu platform trading terkenal di Indonesia. Dalam sebuah platform trading, terdapat berbagai teknik analisis yang melibatkan berbagai jenis grafik. Salah satu grafik yang sering digunakan adalah tipe candlestick. Oleh karena itu, pada tulisan ini kita akan membahas cara membaca grafik candlestick, terutama cara membaca candlestick Olymp Trade.

Apa Itu Grafik Candlestick?

Kalau mendengar kata candlestick (batang lilin), mungkin yang muncul di benak Anda adalah sebuah batang lilin lengkap dengan sumbu dan nyaala apinya. Namun lilin yang kita bahas kali ini tidak ada hubungannya dengan hari ulang tahun atau makan malam romantis. Candlestick di sini adalah sebuah grafik dalam teknik analisis trading.


Grafik candlestick pada dasarnya menampilkan informasi serupa dengan grafik batang. Namun grafik candlestick ini memang dirancang untuk mempermudah penggambaran informasi trading dalam jangka pendek. Beginilah kira-kira contoh penampakan grafik candlestick

Apa Itu Grafik Candlestick

Gambar oleh Enivid dari Wikipedia

Contoh di atas merupakan gambar grafik candlestick pasangan mata uang EUR/USD yang digambarkan secara hitam putih. Batang lilin berwarna putih melambangkan bullish (posisi tutup lebih tinggi daripada buka) dan batang lilin hitam melambangkan bearish. 


Pada beberapa platform grafik candlestick ditampilkan dengan warna hijau untuk bullish dan warna merah/oranye untuk bearrish. Penggunaan warna ini akan lebih memudahkan bagi trader untuk secara cepat melakukan analisis pegerakan harga.
grafik candlestick ditampilkan dengan warna hijau untuk bullish dan warna merah/oranye untuk bearrish

Gambar oleh Investopedia

Untuk lebih mudah memahami candlestick, Anda perlu memperhatikan bagian-bagian dari satu batang lilin tersebut. Kira-kira beginilah penggambarannya.

bagian-bagian dari satu batang lilin tersebut

Gambar oleh Probe-meteo.com - Probe-meteo.com, CC BY-SA 3.0

Sebagaimana sebuah lilin, setiap candlestick memiliki bagian batang dan bagian sumbu. Pada lilin bullish (biasanya berwarna hijau), bagian atas batang melambangkan posisi tutup (close) yang lebih tinggi dari posisi buka (open). Sementara itu, pada lilin bearish, batang lilin bagian atas justru menunjukkan posisi buka (open) dan batang bawah menunjukkan posisi tutup (close). Pada keduanya, sumbu menggambarkan harga tertinggi (sumbu atas) dan harga terendah (sumbu bawah) atas harga aset yang diperdagangkan dalam jangka waktu tertentu.

Bagaimanakah Bentuk Candlestick pada Olymp Trade?

Sebagai platform trading yang dikenal luas, Olymp Trade memberikan berbagai jenis grafik yang bermanfaat dalam analisis trading, yaitu grafik garis, grafik batang, grafik Heiken Ashi, dan grafik Candlestick. Jenis grafik yang paling populer di antara para pengguna Olymp Trade adalah grafik Candlestick. Jenis yang digunakan adalah candlestick berwarna merah dan hijau sehingga lebih mudah dalam membaca perubahan harga.

Candlestick pada Olymp Trade

Contoh tampilan grafik candlestick pada Olymp Trade (sumber: Olymp Trade Club)

Rentang waktu grafik candlestick yang digunakan dalam Olymp Trade bervariasi antara 15 detik hingga 1 bulan. Misalnya, jika Anda memilih rentang waktu 15 detik, sebuah candlestick akan tumbuh selama 15 detik.

Setelah 15 detik itu berlalu, candlestick  yang baru akan muncul, dan begitu seterusnya. Dengan demikian, satu candlestick melambangkan informasi harga dalam periode 15 detik.


Setiap candlestick memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda-beda. Pada Olymp Trade, variasi bentuk dan ukuran tersebut biasa dinamakan dengan istilah sebagai berikut.

Marubozu Kembar

Lilin Marubozu Kembar biasanya muncul setelah adanya pelepasan ekonomis. Dengan mengikuti arah pergerakan lilin Marubozu ini, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar. Yang harus Anda perhatikan, ciri Marubozu Kembar ini adalah memiliki batang yang solid dan tidak memiliki sumbu.

Marubozu Kembar

Gasing Berputar

Candlestick Gasing Berputar ini memang terlihat seperti sebuah gasing yang sedang berputar. Batangnya kecil dan sumbunya pun kecil. Kemunculan gasing ini menandakan adanya ketidakpastian pasar. Anda bisa memperkirakan akan adanya pembalikan tren apabila Anda melihat jenis candlestick ini.

Gasing Berputar

Sumber: Olymp Trade Wiki

Doji

Seperti Gasing Berputar, Doji merupakan grafik candlestick yang melambangkan ketidakpastian. Kemunculan Doji bisa melambangkan kelanjutan tren ataupun perubahan arah tren, tergantung pada candlestick lainnya. Bentuk doji bisa berupa tanda tambah (doji netral), tanda tambah dengan sumbu yang lebih panjang (doji berkaki panjang), berbentuk huruf T (disebut sebagai Doji Capung), dan berbentuk huruf T terbaik (dikenal sebagai Doji Batu Nisan).

Doji

Sumber: Olymp Trade Wiki

Palu Kembar

Variasi lain dari bentuk candlestick adalah Palu Kembar. Dengan batang yang kecil dan satu sumbu panjang (bisa di atas atau di bawah), grafik ini memang terlihat seperti palu atau palu terbalik. Apabila sumbu atau gagang palu berada di bawah, biasanya akan menandakan kelanjutan tren. Sementara itu, apabila sumbu atau gagang palu berada di atas (palu terbalik), biasanya menandakan adanya pembalikan arah pasar.

Palu Kembar

Sumber: Olymp Trade Wiki

Kesimpulan

Pergerakan nilai aset dalam trading memang terkadang tampak acak, tetapi sesungguhnya terdapat pola tertentu yang cenderung berulang dan dapat dipelajari. Pola tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya faktor emosional. Grafik candlestick dibuat untuk mempermudah penggambaran faktor emosional yang tampak acak tersebut.


Dengan memahami berbagai variasi grafik candlestick, Anda dapat lebih mudah melakukan analisis pasar dan memprediksi pergerakan selanjutnya. Dengan demikian, peluang Anda unutk memperoleh keuntungan pun semakin besar. 


Meski demikian, grafik candlestick bukanlah satu-satunya alat dalam melakukan analisis. Terkadang, Anda juga perlu mengombinasikannya dengan alat dan metode lain. Semua itu tergantung strategi dan kebiasaan Anda.